Selamat datang di blog saya ... : blog yang masih berantakan: ...

Sabtu, 31 Juli 2010

tool's network jaringan

Layer 1
Untuk mengecek apakah interface jaringannya sudah terpasang atau
belum, dapat dicek dengan perintah :
# lspci

Contoh:

h1ghway:~# lspci
00:00.0 Host bridge: VIA Technologies, Inc. PT894 Host Bridge
00:00.1 Host bridge: VIA Technologies, Inc. PT894 Host Bridge
00:00.2 Host bridge: VIA Technologies, Inc. PT894 Host Bridge
00:00.3 Host bridge: VIA Technologies, Inc. PT890 Host Bridge
00:00.4 Host bridge: VIA Technologies, Inc. PT894 Host Bridge
00:00.5 PIC: VIA Technologies, Inc. PT894 I/O APIC Interrupt Controller
00:00.7 Host bridge: VIA Technologies, Inc. PT894 Host Bridge
00:01.0 PCI bridge: VIA Technologies, Inc. VT8237 PCI Bridge
00:0d.0 Ethernet controller: Intel Corporation 82540EM Gigabit Ethernet
Controller (rev 02)
00:0f.0 RAID bus controller: VIA Technologies, Inc. VIA VT6420 SATA RAID
Controller (rev 80)
00:0f.1 IDE interface: VIA Technologies, Inc.
VT82C586A/B/VT82C686/A/B/VT823x/A/C PIPC Bus Master IDE (rev 06)
00:10.0 USB Controller: VIA Technologies, Inc. VT82xxxxx UHCI USB 1.1
Controller (rev 81)
00:10.1 USB Controller: VIA Technologies, Inc. VT82xxxxx UHCI USB 1.1
Controller (rev 81)
00:10.2 USB Controller: VIA Technologies, Inc. VT82xxxxx UHCI USB 1.1
Controller (rev 81)
00:10.3 USB Controller: VIA Technologies, Inc. VT82xxxxx UHCI USB 1.1
Controller (rev 81)
00:10.4 USB Controller: VIA Technologies, Inc. USB 2.0 (rev 86)
00:10.5 Network controller: VIA Technologies, Inc. VT8237 Integrated Fast
Ethernet Controller
00:11.0 ISA bridge: VIA Technologies, Inc. VT8237 ISA bridge
[KT600/K8T800/K8T890 South]
00:11.5 Multimedia audio controller: VIA Technologies, Inc.
VT8233/A/8235/8237 AC97 Audio Controller (rev 60)
01:00.0 VGA compatible controller: nVidia Corporation NV34 [GeForce FX 5500]
(rev a1)

Apabila ditemukan Network controller atau Ethernel controller, artinya
perangkat jaringan sudah siap digunakan.

Untuk melihat apakah linknya sudah ada atau belum, dapat menggunakan
perangkat lunak mii-tool (media independent interface).

Contoh :
h1ghway:~# miitool
eth0: negotiated 100baseTxFD,
link ok

Apabila sudah keluar eth0 artinya perangkat jaringan kita menggunakan
eth0. 100base-TX-FD artinya kita menggunakan kecepatan 100Mbps dan
FD adalah Full-Duplex. dan Link ok menandakan perangkat kita sudah
siap. Apabila hasilnya bukan link ok artinya ada masalah dengan perangkat
kita.

Contoh : (dengan kabel jaringan dilepas!!! )
h1ghway:~# miitool
eth0: no link

Apabila tampilan seperti tersebut, artinya terjadi kesalahan dengan
perangkat jaringan kita.

Layer 2
Untuk mengecek di layer 2 nya dapat digunakan perintah arp (Address
Resolution Protocol).

Contoh :
h1ghway:~# arp
Address HWtype HWaddress Flags Mask
Iface
10.252.102.1 ether 00:09:E8:8E:0F:80 C
eth0
Perintah diatas dapat diartikan bahwa kita baru terkoneksi dengan
10.252.102.1 saja belum ada lainnya.

Layer 3
Untuk memeriksa apakah pada layer 3 sudah beres atau tidak, dapat
menggunakan perintah ifconfig,

Contoh :
h1ghway:~# ifconfig
eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:13:D4:CC:4E:2A
inet addr:10.252.102.23 Bcast:10.252.102.255 Mask:255.255.255.0
inet6 addr: fe80::213:d4ff:fecc:4e2a/64 Scope:Link
UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1
RX packets:14638684 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:9106725 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:100
RX bytes:1573409786 (1.4 GiB) TX bytes:1041749978 (993.4 MiB)
Base address:0xdc00 Memory:febc0000febe0000
lo Link encap:Local Loopback
inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0
inet6 addr: ::1/128 Scope:Host
UP LOOPBACK RUNNING MTU:16436 Metric:1
RX packets:475 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:475 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:0
RX bytes:42718 (41.7 KiB) TX bytes:42718 (41.7 KiB)

Untuk memeriksa table routing dapat dilakukan dengan perintah route.


Contoh :
h1ghway:~# route n
Kernel IP routing table
Destination Gateway Genmask Flags Metric Ref Use
Iface
10.252.102.0 0.0.0.0 255.255.255.0 U 0 0 0 eth0
0.0.0.0 10.252.102.1 0.0.0.0 UG 0 0 0 eth0

Untuk mengecek koneksi digunakan protokol ICMP dengan perintah ping
atau traceroute.

Contoh Ping:
h1ghway:~# ping 10.252.102.1
PING 10.252.102.1 (10.252.102.1) 56(84) bytes of data.
64 bytes from 10.252.102.1: icmp_seq=1 ttl=255 time=0.582 ms
64 bytes from 10.252.102.1: icmp_seq=2 ttl=255 time=0.653 ms
64 bytes from 10.252.102.1: icmp_seq=3 ttl=255 time=0.679 ms
64 bytes from 10.252.102.1: icmp_seq=4 ttl=255 time=0.705 ms
64 bytes from 10.252.102.1: icmp_seq=5 ttl=255 time=0.566 ms
10.252.102.1
ping statistics 5
packets transmitted, 5 received, 0% packet loss, time 4000ms
rtt min/avg/max/mdev = 0.566/0.637/0.705/0.054 ms

Contoh Traceroute :
h1ghway:~# traceroute proxy
traceroute to proxy.eepisits.
edu (202.154.187.7), 30 hops max, 40 byte
packets
1 10.252.102.1 (10.252.102.1) 0.581 ms 0.527 ms 0.528 ms
2 proxy (202.154.187.7) 0.313 ms 0.223 ms 0.288 ms

Note !!! : apabila keluar perintah Command not found, lakukan installasi
dengan perintah

# apt-get install traceroute
Gabungan antara ping dan traceroute adalah mtr.

Layer 4
Aplikasi yang digunakan untuk mengetahui penggunaan layer transport
adalah perintah netstat.

Untuk mengetahui port berapa saja yang terbuka untuk koneksi pada PC
kita dapat diketahui dengan perintah :

# netstat –nlptu

Untuk mengetahui koneksi yang sedang terjadi antar PC kita dengan PC
lain dapat diketahui dengan perintah :

# -netstat –nat
Untuk menganalisa masalah yang terjadi pada jaringan, dalam mikrotik disediakan tool dasar yang banyak membantu untuk menemukan masalah yang terjadi. Tool tersebut adalah ping, traceroute dan torch.
Ping digunakan untuk mengetahui koneksi sebuah jaringan dengan mengirimkan sejumlah paket data. Untuk menggunakannya, pada console ketik “ping “. Misal :
[support@router-04-jkt] > ping www.yahoo.com
209.131.36.158 64 byte ping: ttl=50 time=228 ms
209.131.36.158 64 byte ping: ttl=50 time=226 ms
209.131.36.158 64 byte ping: ttl=50 time=225 ms
209.131.36.158 64 byte ping: ttl=50 time=228 ms
209.131.36.158 64 byte ping: ttl=50 time=231 ms
209.131.36.158 64 byte ping: ttl=50 time=228 ms
209.131.36.158 64 byte ping: ttl=50 time=228 ms
209.131.36.158 64 byte ping: ttl=50 time=226 ms
209.131.36.158 64 byte ping: ttl=50 time=223 ms
209.131.36.158 64 byte ping: ttl=50 time=227 ms
Traceroute digunakan untuk mengetahui hubungan antar jaringan yang dilalui antara sumber dan tujuan pengiriman paket data beserta waktu yang dibutuhkan data untuk berpindah pada setiap titik yang dilalui. Untuk menggunakannya, pada console ketik “tool traceroute “. Misal :
support@router-04-jkt] > tool traceroute www.yahoo.com
ADDRESS STATUS
1 203.89.26.5 4ms 3ms 3ms
2 124.81.70.241 4ms 3ms 4ms
3 219.83.41.249 223ms 83ms 4ms
4 202.155.27.29 6ms 5ms 5ms
5 202.155.137.17 6ms 4ms 3ms
6 202.93.41.26 4ms 4ms 3ms
7 202.93.41.146 16ms 16ms 16ms
8 203.208.143.249 17ms 16ms 16ms
9 203.208.149.74 16ms 15ms 14ms
10 203.208.151.94 202ms 201ms 201ms
11 203.208.183.182 194ms 192ms 192ms
12 203.208.145.130 242ms 218ms 225ms
13 216.115.107.75 268ms 226ms 217ms
14 209.131.32.23 211ms 210ms 209ms
15 209.131.36.158 229ms 227ms timeout
Torch digunakan untuk melihat penggunaan bandwidth pada suatu klien, kita juga dapat melihat protokol dan port yang digunakan, ip sumber dan tujuan, serta paket data yang diterima dan dikirim klien. Untuk menggunakannya pada konsole ketik “tool torch “. Misal :
[support@router-04-jkt] > tool torch distribution
TX RX TX-PACKETS RX-PACKETS
0bps 0bps 0 0
TX RX TX-PACKETS RX-PACKETS
1098.0kbps 226.8kbps 335 287
TX RX TX-PACKETS RX-PACKETS
746.1kbps 170.4kbps 296 230
TX RX TX-PACKETS RX-PACKETS
1134.5kbps 225.4kbps 353 272
TX RX TX-PACKETS RX-PACKETS
775.5kbps 188.1kbps 303 236

Jenis-jenis Jaringan

a. Local Area Network (LAN) /Jaringan Area Lokal.
Sebuah LAN, adalah jaringan yang dibatasi oleh area yang relatif kecil, umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti sebuah perkantoran di sebuah gedung, atau sebuah sekolah, dan biasanya tidak jauh dari sekitar 1 km persegi.Beberapa model konfigurasi LAN, satu komputer biasanya di jadikan sebuah file server.
Yang mana digunakan untuk menyimpan perangkat lunak (software) yang mengatur aktifitas jaringan, ataupunsebagai perangkat lunak yang dapat digunakan oleh komputer-komputer yang terhubung ke dalam network. Komputer-komputeryang terhubung ke dalam jaringan (network) itu biasanya disebutdengan workstation.
Biasanya kemampuan workstation lebih di bawahdari file server dan mempunyai aplikasi lain di dalam harddisknyaselain aplikasi untuk jaringan. Kebanyakan LAN menggunakan mediakabel untuk menghubungkan antara satu komputer dengan komputerlainnya.
b. Metropolitan Area Network (MAN) / Jaringan area MetropolitanSebuah MAN,
biasanya meliputi area yang lebih besar dari LAN,misalnya antar wilayah dalam satu propinsi. Dalam hal ini jaringan menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan kecil ke dalamlingkungan area yang lebih besar, sebagai contoh yaitu : jaringan Bankdimana beberapa kantor cabang sebuah Bank di dalam sebuah kotabesar dihubungkan antara satu dengan lainnya. Misalnya Bank BNI yang ada di seluruh wilayah Ujung Pandang atauSurabaya.
c. Wide Area Network (WAN) / Jaringan area Skala Besar
Wide Area Networks (WAN) adalah jaringan yang lingkupnyabiasanya sudah menggunakan sarana Satelit ataupun kabel bawah lautsebagai contoh keseluruhan jaringan BANK BNI yang ada di Indonesiaataupun yang ada di Negara-negara lain.Menggunakan sarana WAN, Sebuah Bank yang ada di Bandungbisa menghubungi kantor cabangnya yang ada di Hongkong, hanyadalam beberapa menit. Biasanya WAN agak rumit dan sangatkompleks, menggunakan banyak sarana untuk menghubungkan antaraLAN dan WAN ke dalam Komunikasi Global seperti Internet. Tapibagaimanapun juga antara LAN, MAN dan WAN tidak banyakberbeda dalam beberapa hal, hanya lingkup areanya saja yang berbedasatu diantara yang lainnya.
Berdasarkan fungsi : Pada dasarnya setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya maka ada dua jenis jaringan komputer:
1. Client-server
Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga banyak service/layanan yang diberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id yang merupakan satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web server, file server, database server dan lainnya.
1. Peer-to-peer
Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer.
Berdasarkan topologi jaringan, jaringan komputer dapat dibedakan atas:
1. Topologi bus
2. Topologi bintang
3. Topologi cincin
4. Topologi mesh
5. Topologi pohon
6. Topologi linier
Berdasarkan kriterianya, jaringan komputer dibedakan menjadi 4 yaitu:
1. Berdasarkan distribusi sumber informasi/data
- Jaringan terpusat Jaringan ini terdiri dari komputer klient dan server yang mana komputer klient yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer server
- Jaringan terdistribusi Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan klient membentuk sistem jaringan tertentu.

2. Berdasarkan jangkauan geografis dibedakan menjadi:
- Jaringan LAN merupakan jaringan yang menghubungkan 2 komputer atau lebih dalam cakupan seperti laboratorium, kantor, serta dalam 1 warnet.
- Jaringan MAN Merupakan jaringan yang mencakup satu kota besar beserta daerah setempat. Contohnya jaringan telepon lokal, sistem telepon seluler, serta jaringan relay beberapa ISP internet.
- Jaringan WAN Merupakan jaringan dengan cakupan seluruh dunia. Contohnya jaringan PT. Telkom, PT. Indosat, serta jaringan GSM Seluler seperti Satelindo, Telkomsel, dan masih banyak lagi.

3. Berdasarkan peranan dan hubungan tiap komputer dalam memproses data.
- Jaringan Client-Server Pada jaringan ini terdapat 1 atau beberapa komputer server dan komputer client. Komputer yang akan menjadi komputer server maupun menjadi komputer client dan diubah-ubah melalui software jaringan pada protokolnya. Komputer client sebagai perantara untuk dapat mengakses data pada komputer server sedangkan komputer server menyediakan informasi yang diperlukan oleh komputer client.
-Jaringan Peer-to-peer Pada jaringan ini tidak ada komputer client maupun komputer server karena semua komputer dapat melakukan pengiriman maupun penerimaan informasi sehingga semua komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai server.

4. Berdasarkan media transmisi data
- Jaringan Berkabel (Wired Network) Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.
- Jaringan Nirkabel (Wireless Network) Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.