Selamat datang di blog saya ... : blog yang masih berantakan: ...

Minggu, 22 Mei 2011

perbedaan hackers dan crackers

Sejarah Hacker dan Cracker

Hacker muncul pada awal tahun 1960-an diantara para anggota organisasi mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa tersebut merupakan salah satu perintis perkembangan teknologi komputer dan mereka beroperasi dengan sejumlah komputer mainframe. Kata hacker pertama kali muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program komputer yang lebih baik dari yang telah dirancang bersama. Kemudian pada tahun 1983, analogi hacker semakin berkembang untuk menyebut seseorang yang memiliki obsesi untuk memahami dan menguasai sistem komputer. Pasalnya, pada tahun tersebut untuk pertama kalinya FBI menangkap kelompok kriminal komputer The 414s yang berbasis di Milwaukee AS. 414 merupakan kode area lokal mereka. Kelompok yang kemudian disebut hacker tersebut dinyatakan bersalah atas pembobolan 60 buah komputer, dari komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Salah seorang dari antara pelaku tersebut mendapatkan kekebalan karena testimonialnya, sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan.



Kemudian pada perkembangan selanjutnya muncul kelompok lain yang menyebut-nyebut diri hacker, padahal bukan. Mereka ini (terutama para pria dewasa) yang mendapat kepuasan lewat membobol komputer dan mengakali telepon (phreaking). Hacker sejati menyebut orang-orang ini 'cracker' dan tidak suka bergaul dengan mereka. Hacker sejati memandang cracker sebagai orang malas, tidak
bertanggung jawab, dan tidak terlalu cerdas. Hacker sejati tidak setuju jika dikatakan bahwa dengan menerobos keamanan seseorang telah menjadi hacker.

Para hacker mengadakan pertemuan setiap setahun sekali yaitu diadakan setiap pertengahan bulan Juli di Las Vegas. Ajang pertemuan hacker terbesar di dunia tersebut dinamakan Def Con. Acara Def Con tersebut lebih kepada ajang pertukaran informasi dan teknologi yang berkaitan dengan aktivitas hacking.

Pengertian Hacker dan Cracker

1. Hacker

Hacker adalah sebutan untuk mereka yang memberikan sumbangan yang bermanfaat kepada jaringan komputer, membuat program kecil dan membagikannya dengan orang-orang di Internet. Sebagai contoh : digigumi (Grup Digital) adalah sebuah kelompok yang mengkhususkan diri bergerak dalam bidang game dan komputer. Digigumi ini menggunakan teknik teknik hexadecimal untuk mengubah teks yang terdapat di dalam game. Contohnya, game Chrono Trigger berbahasa Inggris dapat diubah menjadi bahasa Indonesia. Oleh karena itu, status Digigumi adalah hacker, namun bukan sebagai perusak. Hacker disini artinya, mencari, mempelajari dan mengubah sesuatu untuk keperluan hobi dan pengembangan dengan mengikuti legalitas yang telah ditentukan oleh developer game. Para hacker biasanya melakukan penyusupan-penyusupan dengan maksud memuaskan pengetahuan dan teknik. Rata - rata perusahaan yang bergerak di dunia jaringan global (internet) juga memiliki hacker. Tugasnya yaitu untuk menjaga jaringan dari kemungkinan perusakan pihak luar "cracker", menguji jaringan dari kemungkinan lobang yang menjadi peluang para cracker mengobrak - abrik jaringannya, sebagai contoh : perusahaan asuransi dan auditing "Price Waterhouse". Ia memiliki team hacker yang disebut dengan Tiger Team. Mereka bekerja untuk menguji sistem sekuriti client mereka.

2. Cracker

Cracker adalah sebutan untuk mereka yang masuk ke sistem orang lain dan cracker lebih bersifat destruktif, biasanya di jaringan komputer, mem-bypass password atau lisensi program komputer, secara sengaja melawan keamanan komputer, men-deface (merubah halaman muka web) milik orang lain bahkan hingga men-delete data orang lain, mencuri data dan umumnya melakukan cracking untuk keuntungan sendiri, maksud jahat, atau karena sebab lainnya karena ada tantangan. Beberapa proses pembobolan dilakukan untuk menunjukan kelemahan keamanan sistem.

Hirarki / Tingkatan Hacker

1. Elite

Ciri-ciri : mengerti sistem operasi luar dalam, sanggup mengkonfigurasi & menyambungkan jaringan secara global, melakukan pemrogramman setiap harinya, effisien & trampil, menggunakan pengetahuannya dengan tepat, tidak menghancurkan data-data, dan selalu mengikuti peraturan yang ada. Tingkat Elite ini sering disebut sebagai ‘suhu’.

2. Semi Elite

Ciri-ciri : lebih muda dari golongan elite, mempunyai kemampuan & pengetahuan luas tentang komputer, mengerti tentang sistem operasi (termasuk lubangnya), kemampuan programnya cukup untuk mengubah program eksploit.

3. Developed Kiddie

Ciri-ciri : umurnya masih muda (ABG) & masih sekolah, mereka membaca tentang metoda hacking & caranya di berbagai kesempatan, mencoba berbagai sistem sampai akhirnya berhasil & memproklamirkan kemenangan ke lainnya, umumnya masih menggunakan Grafik User Interface (GUI) & baru belajar basic dari UNIX tanpa mampu menemukan lubang kelemahan baru di sistem operasi.

4. Script Kiddie

Ciri-ciri : seperti developed kiddie dan juga seperti Lamers, mereka hanya mempunyai pengetahuan teknis networking yang sangat minimal, tidak lepas dari GUI, hacking dilakukan menggunakan trojan untuk menakuti & menyusahkan hidup sebagian pengguna Internet.

5. Lamer

Ciri-ciri : tidak mempunyai pengalaman & pengetahuan tapi ingin menjadi hacker sehingga lamer sering disebut sebagai ‘wanna-be’ hacker, penggunaan komputer mereka terutama untuk main game, IRC, tukar menukar software prirate, mencuri kartu kredit, melakukan hacking dengan menggunakan software trojan, nuke & DoS, suka menyombongkan diri melalui IRC channel, dan sebagainya. Karena banyak kekurangannya untuk mencapai elite, dalam perkembangannya mereka hanya akan sampai level developed kiddie atau script kiddie saja.

Cracker tidak mempunyai hirarki khusus karena sifatnya hanya membongkar dan merusak.

Kode Etik Hacker

1. Mampu mengakses komputer tak terbatas dan totalitas.

2. Semua informasi haruslah FREE.

3. Tidak percaya pada otoritas, artinya memperluas desentralisasi.

4. Tidak memakai identitas palsu, seperti nama samaran yang konyol, umur, posisi, dll.

5. Mampu membuat seni keindahan dalam komputer.

6. Komputer dapat mengubah hidup menjadi lebih baik.

7. Pekerjaan yang di lakukan semata-mata demi kebenaran informasi yang harus disebar luaskan.

8. Memegang teguh komitmen tidak membela dominasi ekonomi industri software tertentu.

9. Hacking adalah senjata mayoritas dalam perang melawan pelanggaran batas teknologi komputer.

10. Baik Hacking maupun Phreaking adalah satu-satunya jalan lain untuk menyebarkan informasi pada massa agar tak gagap dalam komputer.

Cracker tidak memiliki kode etik apapun.

Aturan Main Hacker

Gambaran umum aturan main yang perlu di ikuti seorang hacker seperti di jelaskan oleh Scorpio, yaitu:

· Di atas segalanya, hormati pengetahuan & kebebasan informasi.

· Memberitahukan sistem administrator akan adanya pelanggaran keamanan / lubang di keamanan yang anda lihat.

· Jangan mengambil keuntungan yang tidak fair dari hack.

· Tidak mendistribusikan & mengumpulkan software bajakan.

· Tidak pernah mengambil resiko yang bodoh – selalu mengetahui kemampuan sendiri.

· Selalu bersedia untuk secara terbuka / bebas / gratis memberitahukan & mengajarkan berbagai informasi & metoda yang diperoleh.

· Tidak pernah meng-hack sebuah sistem untuk mencuri uang.

· Tidak pernah memberikan akses ke seseorang yang akan membuat kerusakan.

· Tidak pernah secara sengaja menghapus & merusak file di komputer yang dihack.

· Hormati mesin yang di hack, dan memperlakukan dia seperti mesin sendiri.

Hacker sejati akan selalu bertindak berlandaskan kode etik dan aturan main sedang cracker tidak mempunyai kode etik ataupun aturan main karena cracker sifatnya merusak.

NANO STATION

Setting radio wireless Nano Station
Ini adalah ilmu yang saya dapat waktu saya PKL yaitu cara setting Radio Wireless Nano Station. Berikut ini adalah pengenalan tentang NANO STATION.

Nano Station merupakan salah satu produk Ubiquiti yang saat ini merupakan produk wireless paling populer di Indonesia. Nano Station memiliki kelebihan yaitu elain form factornya yang cute juga dikenal efisien dikarenakan sudah terintegrated dengan antena dual polarity 10 dBi, so ga usah beli antena tambahan. Nano Station juga punya power yang besar sekitar 26db atau 400 mw sehingga daya jelajahnya bisa kiloan meter.

Berikut ini adalah langkah untuk melakukan konfigurasi Nano Setting :


1. Masukkan ip default NS2 yaitu 192.168.1.20 pada address bar browser kesayangan anda. Lalu akan muncul dialog box untuk login ke NS2 .

2. Setelah itu, masukkan username dan password default yang diberikan pada NS2 yaitu username: ubnt dan password: ubnt.

3. Kemudian masuklah pada tab Link Setup yang berada pada paling atas halaman. Pada Wireless Mode biasanya sudah terseting default Station oleh NS2, jadi biarkan saja. Apabila tidak terseting Station ganti dengan mengklik tanda panah kebawah pada Wireless Mode dan pilih Station. Maka tampilan yang ada akan berubah.Setelah itu kita klik button Select pada ESSID, maka akan muncul dialog box yang berisi access point lain yang terdekat dan untuk menentukan station yang sedang kita seting untuk terhubung ke salah-satu dari access point yang terdaftar pada list dialog box tersebut. Disini saya akan memilih NALE.BIZ

4. Kemudian pada Country Code bisa anda ganti dengan nama Negara tempat anda tinggal. Disini saya akan mengisinya dengan Indonesia, Republic of.

5. Setelah itu klik button Change yang ada pada halaman paling bawah. Dan akan muncul pertanyaan untuk memastikan apakah anda akan mempergunakan setingan tersebut. Kemudian klik Apply.

6. Setelah itu masuklah ke tab Main untuk melihat konfigurasi yang telah anda setting tadi.

7. Signal Strength menyatakan kekuatan sinyal yang diterima oleh NS2 kita terhadap NALE.BIZ
atau access point yang anda pilih tadi.

8. Untuk berikutnya kita akan menseting ip NS2 kita pada tab Network. Klik tab Network pada halaman atas. Network mode akan terseting otomatis pada Bridge, maka biarkan saja karena kita memang akan menseting NS2 kita dengan metode network Bridging. Kemudian pada Network Setting terdapat Bridge IP Address yang telah terseting otomatis pada Statis. Kemudian masukkan IP Address yang sekelas dengan IP Gateway yang telah anda dapatkan dari ISP (Internet Service Provider) anda. Kemudian masukkan Netmask yang sesuai kebutuhan anda. Dan masukkan IP Gateway, DNS Primary dan Secondary yang diberikan oleh ISP anda. Disini saya akan memasukkan IP Address NS2 10.10.11.241, Netmask 255.255.255.0, Gateway 10.10.11.242, DNS Primary 203.89.18.1 dan Secondary 203.89.18.2. seperti gambar 8 dibawah ini. Dan setelah itu klik button Change pada halaman bawah.

9. Dan akan muncul pertanyaan untuk memastikan apakah anda akan mempergunakan setingan tersebut. Kemudian klik Apply.

10.Untuk selanjutnya kita beralih pada laptop/pc anda. Gantilah ip Wireless anda pada Network Connection dan klik kanan Wireless Network Connection pilih properties, kemudian pilih Internet Protocol (TCP/IP), klik properties. Gantilah ip anda dengan ip yang sekelas dengan ip NS2 tadi. Disini saya akan mengisinya dengan ip 10.10.11.249.

11. Setelah anda seting ip laptop/pc anda, kemudian cabut kabel utp pada port Ethernet laptop/pc anda dan pasangkan pada port hub/switch. Kemudian cobalah anda ping ke IP NS2 dan ke IP Gateway yang tadi telah kita berikan melalui command promt laptop/pc.

Apabila telah berhasil mendapat dari replay dari masing-masing ip berarti anda telah berhasil menseting NS2 sebagai Station dengan Network mode Bridging. Dan akan terkoneksi dengan internet. Terima Kasih.